cookieChoices = {}; nyarinama: Cerita anak kostan cookieChoices = {};

Cerita anak kostan

Haduh, hidup sebagai anak kostan adalah sebuah pengalaman yang seru dan berharga. Disini kita benar-benar belajar mengatur hidup kita sendiri. Belajar untuk mandiri, mengatur waktu, mengatur rumah kita sendiri dan mengatur keuangan.

Terlihat seperti sangat simple, namun nyatanya kadang suit mengatur waktu saat jadwal kuliah padat, banyak tugas ditambah dengan banyak kerjaan rumah seperti nyuci baju dan alat makan. Huuh repotnya. Yaah beginilah hidup, harus mau sengsara dan banyak mengalami hal baru. Agar kita dapat belajar arti penting hidup kita dan menghargai hidup kita sendiri.

Banyak hal timbul dalam keseharian di kostan. Kadang barang ilang, semisal jemuran dan sendal-sendal juga ikut raib. Belum lagi ketika kita lupa masak nasi. Lapar tak tertahankan kadang harus dirasa, ditambah pula cucian numpuk dan tugas belom sama sekali kita sentuh. Waah kebayang repotnya menjadi anak kostan.

Tapi hal-hal lucu seperti nasi kering, cucian masih basah, barang-barang ilang dan kekurangan bekel itu menjadi hal yang menarik dan berkesan untuk diingat. Hal-hal seperti itulah yang membuat kita bangkit terus untuk menata hidup kita lebih baik dan teratur. Kemudian tidk melakukan kesalahan itu lagi dan akhirnya kita ceritakan pada anak cucu kita..

2 comments :

  1. jadi ingat beberapa waktu yang lalu....saat saat terserang rasa malas. Cucianku sampe direndam 2 minggu dikamar mandi,,,hihi. Ternyata teman kostan banyak yang sewot, selain bajunya udah bau ternyata baskom tempat merendam juga mau dipake anak anak yg lain buat nyuci. Ya, terpaksa mereka juga gak nyuci selama 2 minggu itu. ^_*

    ReplyDelete
  2. jadi ingat beberapa waktu yang lalu....saat saat terserang rasa malas. Cucianku sampe direndam 2 minggu dikamar mandi,,,hihi. Ternyata teman kostan banyak yang sewot, selain bajunya udah bau ternyata baskom tempat merendam juga mau dipake anak anak yg lain buat nyuci. Ya, terpaksa mereka juga gak nyuci selama 2 minggu itu. ^_*

    ReplyDelete

ayo, komentari apa yang telah anda baca..! berkomentar berarti telah ikut melestarikan budaya ngeblog. jangan sia-siakan waktu anda dengan berdiam diri.. berkaryalah dan menginspirasi orang lain..!