cookieChoices = {}; nyarinama: Latihan Dasar Kepemimpinan Pengurus cookieChoices = {};

Latihan Dasar Kepemimpinan Pengurus


Setelah sebelumnya melaksanakan seleksi MT MD dan DP, dan menjalankan rangkaian sidang MPK dan pemilihan Mitratama, terpilihlah 49 pengurus OSIS periode XXXVII yang akan mengarungi dinamika berorganisasi 1 tahun mendatang. Sebagai langkah awal sebelum dilantik, mereka akan menjalani diklat yang disebut LDKP.

Rabu hingga kamis (19-20 Agustus) kemarin, kegiatan LDKP dilaksanakan. Dari total 49 orang pengurus OSIS, 7 diantaranya absen dengan berbagai alasan. Tapi kegiatan ini harus tetap berjalan. Pembukaan yang dilaksanakan pukul 08.00 pagi diresmikan secara langsung oleh bapak Kepala SMA Negeri 1 Majalengka, Drs. Isa Ansori Mutaqin, M.Pd.

Setelah acara dibuka, rangkaian pembekalan materi pun berjalan lancar hingga malam hari. Sekitar 6 orang guru dilibatkan dalam acara ini, dan 25 orang panitia membimbing mereka dengan terampil. Acara LDKP ini sendiri dilaksanakan pada hari reguler kegiatan belajar. Sehingga seantero sekolah tahu dan heboh melihat pengurus OSIS yang baru.

Materi demi materi mereka lalui. Diselingi oleh shalat Dhuha, Dzuhur dan Ashar, juga makan siang dan makan malam yang begitu romantis. Setelah shalat isya, para pengurus OSIS menampilkan kreasi seninya yang menurut saya acak adut. Acar kemudian ditutup dengan yel-yel OSIS. Setelah itu, mereka tidur dalam kelas-kelas yang disebar menurut jabatan mereka di OSIS. Mereka tidur ditemani secangkir STMJ dan lilin.

Malam harinya mereka dibangunkan untuk menjalani simulasi rangkaian kegiatan Festival Band. Mereka terlihat bingung dan ricuh. Selama 1 jam 45 menit, mereka menjalani proses perencanaan kegiatan, technical meeting, dan pelaksanaan kegiatan. Panitia yang pada simulasi itu menjadi peserta, membuat kericuhan yang menjadikan acara tidak tersusun rapi.

Rangkaian selanjutnya adalah pengambilan pin OSIS. Malam itu, hanya 3 pin yang berhasil didapat. Kemudian peserta menunaikan ibadah shalat shubuh. Aku tertidur pulas malam itu. Dalam udara dingin, aku tidur di sebuah ruangan tempat para pengurus masjid tinggal.

Pagi harinya aku bangun sekitar pukul 07.30. matahari yang menyilaukan memaksaku untuk bangun dari peraduan. Aku berjalan gontai. Mukaku masih kusut, lengkap dengan belek di mata. Setelah itu aku mendapati sekardus makanan. Aku sarapan bersama teman-teman panitia yang lain.

Sementara itu peserta sarapan dengan roti. Mereka kemudian berolahraga. Setelah berganti pakaian, mereka mendengarkan kembali materi-materi yang disampaikan narasumber. Berikutnya, secara berurutan mereka menjalani upacara penutupan, makan siang, pengambilan pin, dan sharing yang ditandai dengan penyerahan warisan dari Demisioner OSIS. Acara disudahi dengan bersalam-salaman.

0 Komentar:

ayo, komentari apa yang telah anda baca..! berkomentar berarti telah ikut melestarikan budaya ngeblog. jangan sia-siakan waktu anda dengan berdiam diri.. berkaryalah dan menginspirasi orang lain..!