cookieChoices = {}; nyarinama: Outdoor Living Session 2 cookieChoices = {};

Outdoor Living Session 2

Dalam waktu dekat ini, sekolahku akan mengadakan perkemahan rutin “Otudoor Living Session 2” yang diadakan selama 3 hari. Perkemahan itu sebagai ajang pendewasaan dan pendisiplinan siswa baru untuk lebih menyatu dengan pandangan dan sikap siswa SMA Negeri 1 Majalengka. Tanggal 7-9 November 2008 di Lapangan PLTA Parakan Kondang, Sumedang.

Penyelenggara kegiatan adalah siswa kelas XI yang sebagian besar OSIS XXXVI (dibantu oleh panitia lain dari ECA). Kegiatan dimulai dengan perencanaan kegiatan yang disusun oleh OSIS. Kemudian ditunjuk kepanitiaan dari siswa (dibentuk koordinator seksi) dan koordinator seksi merekrut anggotanya untuk bekerja dalam seksi itu. Dalam rapat pertama dibahas tentang teknis pelaksanaan. Dari mulai acara technical meeting hingga rincian kegiatan di perkemahan. Dan dimulailah technical meeting pertama pada bulan Ramadhan lalu.

Pada technical meeting dengan peserta, dibahas mengenai apa sebenarnya outdoor living itu. Kemudian dibahas pula perlengkapan dan tata tertib peserta. Selang beberapa minggu kemudian, dilaksanakan technical meeting kedua (tanggal 20 Oktober lalu). Disana disampaikan perlombaan apa yang akan diikuti dan perlengkapan kelompok apa saja yang harus dibawa. Nah, Rabu 29 Oktober nanti, akan dibagi kavling bagi setiap kelompok. Dan teknis pelaksanaan. Cukup melelahkan dan menguras banyak waktu, pikiran dan tenaga.

Perencanaan itu telah matang setelah pada hari Jum’at kemarin, kami panitia siswa mengadakan koordinasi dengan panitia guru. Tinggal menungu waktu dan dana yang akan menopang kegiatan kita saja.

Dalam pelaksanaan nanti akan diberikan latihan mental dan pendewasaan. Bagaimana bersikap ala siswa SMA Negeri 1 Majalengka. Bagaimana disiplin diterapkan dan ketelitian juga kecermatan dinilai. Oh ya, seragam yang mereka pakai pun bukan seragam pramuka (seperti perkemahan sekolah lain). Mereka akan memakai kaus putih dan bertraining hitam sebagai seragam wajib. Beberapa kegiatan mengharuskan mereka merogoh kocek untuk kelengkapan kelompok.

Nah, yang seru dari OL ini adalah, nama regu yang selalu berubah tiap tahun. 2 tahun yang lalu, nama regu diambil dari nama negara. Tahun lalu (ketika saya menjadi peserta) nama kabupaten dan kota di Indonesia jadi pilihan. Nah, tahun ini ada nama suku-suku di Indonesia yang kami jadikan sebagai nama regu. Ditambah panggilan nama kepada panitia yang ribet. Untuk panitia putra, panggilannya Sultan Agung. Untuk panitia putri, Raden Ajeng. Untuk peserta juga ada. Yang putra Uda, yang putri Uni (pangilan Minangkabau).

Semua telah direncanakan dengan baik, semua telah disusun dengan baik. Tinggal kami menunggu izin yang kuasa untuk menyelenggarakan kegiatan ini dengan lancar dan tanpa halangan. Amin...

2 comments :

  1. Setiap kegiatan yang diselenggarakan sekolah pastinya mengandung banyak pembelajaran, seperti pendewasaan dan peningkatan disiplin siswa itu tentunya menjadi salah satu tujuan yang menjadi prioritas. Dengan lebih dewasa dan lebih disiplin siapapun akan mendapatkan lebih banyak keuntungan baik untuk dirinya sendiri maupun untuk lingkungan sekitar. Tetap memupuk benih agar panen berhasil lebih baik dan menguntungjan. Terus semangat dalam berbagai cuaca. Sukses ...

    ReplyDelete

ayo, komentari apa yang telah anda baca..! berkomentar berarti telah ikut melestarikan budaya ngeblog. jangan sia-siakan waktu anda dengan berdiam diri.. berkaryalah dan menginspirasi orang lain..!