cookieChoices = {}; nyarinama: AIDS cookieChoices = {};

AIDS

AIDS adalah penyakit yang terkenal yang pernah aku kenal. Di dunia, Cuma ada peringatan hari AIDS. Gak ada yang namanya peringatan hari batuk sedunia. Tanggalnya pun keren. 1 Desember. Ternyata penyakit yang satu ini memang mendapat perhatian serius dari dunia. Apa pasal? Tentunya dengan obat yang masih belum ada, penyakit ini memang mematikan banget!

Well, AIDS sendiri ditimbulkan oleh hubungan intim yang nggak sehat. Maksudnya bukan suami istri yang belum mandi terus berhubungan!. Tapi bergonta-ganti pasangannya itu loh..! dalam agama juga udah dijelaskan bahwa zinah itu haram. Jadi yang haram-haram memang udah ada bagiannya. Penyakit! Selain itu, penggunaan jarum suntik secara bergantian juga berpengaruh. Dan ini terjadi pada sebagian besar pecandu narkoba. Jadi nyambung kan?! Narkoba dan AIDS memang gak bisa dipisahkan. Narkoba jalan, penyakit menyusul.

Jika ada penderita AIDS di sekitar kamu, kamu gak usah khawatir. AIDS gak bakalan nular meskipun kamu bersentuhan dengan dia. AIDS akan menular kalau si penderitanya mengeluarkan darah dan nempel di badan kamu. Tapi kamu gak akan ngerasain apa-apa. Kamu gak akan seketika jadi kejang-kejang. Kamu juga gak bakalan bisulan saat itu. Pokoknya gak akan ada kejadian yang mencurigakan.

AIDS juga gak akan menular kalo kamu berjabat tangan, berpelukan bahkan ciuman. Kecuali ciuman berdarah he..he..(pokoknya yang ada darahnya hati-hati!). berbagi makanan dengan penderita dan batuk juga bersin. Hebat banget ya penyakit satu ini. Invisible banget!!

Terus apa yang bisa kita lakukan untuk mengetahui apa kita terkena AIDS. Satu-satunya cara adalah dengan diperiksa. Karena seperti yang udah saya bilang, AIDS gak bakalan menampakkan diri. Dia gak bikin benjolan kayak jerawat. Dia gak buat kita lumpuh kayak polio. Atau kita gak bisa pinjem organ tubuh orang lain untuk mencegahnya kayak ginjal. Semuanya berjalan seperti biasa. Kalo kita masukkin penderita AIDS sama orang normal ke sebuah ruangan, kamu gak bakal ngerasa ada beda. Semuanya sama!. Penyakit ini baru memasuki masa-masa ‘on fire’ atau parahnya sekitar 8-10 tahun. Bayangkan kita sehat-sehat aja sekarang. Eh tau-taunya antibodi kita udah digerogoti penyakit selama 10 tahun. Kita gak bisa antisipasi kan? Makanya hati-hati..

Terus penanganan kita bagaimana. Oke.. kalo untuk penanganan penderita biar om dokter yang ngejabanin. Nah kita sebagai kaum yang belum terkena (amin..) harus hati-hati dengan lingkungan kita sendiri. Jangan main-mainin darah (aduh, kalimatnya gak pas... ap ya, pokoknya jangan berurusan dengan darah), jauhi yang namanya gaya hidup bebas dan yang utama, seks bebas (saya ngerti kalian mudah tergoda! Tapi ingat hidup hanya sekali dan jangan mau hidup menderita dengan AIDS). Kalian juga jangan acuhkan para penderita AIDS. Mereka juga teman kita, mereka saudara kita, mereka sama dengan kita, hanya mereka telah bertindak jauh lebih salah dibanding kita. Sepatutnya kita rangkul mereka, mereka telah putus asa dengan keadaan mereka, kita gak boleh menjadikan mereka lebih menderita, ajak mereka main bersama kita, ajak dia bersenang-senang bersama kita, asal jangan terbawa kehidupan kelam mereka.

Tetap waspada dan AIDS bisa kita lawan!

0 Komentar:

ayo, komentari apa yang telah anda baca..! berkomentar berarti telah ikut melestarikan budaya ngeblog. jangan sia-siakan waktu anda dengan berdiam diri.. berkaryalah dan menginspirasi orang lain..!