cookieChoices = {}; nyarinama: Rutinitas cookieChoices = {};

Rutinitas

Teknologi sebagai rutinitas sedang saya jalani. Walaupun sebenarnya rutinitas tak kusukai. Dan menjadi penulis di blog ini telah membuatku banyak menghabiskan waktu merangkai kata-kata dan memikirkan apa yang akan saya hadirkan kepada anda sebagai pembaca, mending kalo tulisan saya mendapat tanggapan. Blog saya ingin tenar pun harus saya pikirkan. Sehingga saya juga menghabiskan waktu surfing di warnet dengan korban terbuangnya sejumlah uang.

Tapi tak apalah. saya suka menulis. Hanya 1 masalah yang mengganjalkan. Malas. Malas karena saya tak akrab dengan rutinitas. Nah, kalo saya tidak akrab dengan rutinitas, jadi apa yang saya kerjakan tiap hari? Jawabannya ya beda-beda. Kadang bangun langsung mandi, kadang makan dulu, kadang langsung ngoprek komputer. Siangnya, kadang tidur, kadang baca, kadang nonton TV dan kadang-kadang yang lainnya. Tapi saya coba masuk dalam rutinitas panjang dalam menulis di blog ini. Agar blog ini terlihat penuh. Saya sendiri mendaftarkan blog ini untuk mengikuti kompetisi 1000 blog yang diadakan telkom cirebon. Bukan hanya untuk mengikuti lomba blog, rencananya saya akan menargetkan blog ini untuk digunakan jangka panjang. Saya akan mengelolanya sebagai salah satu tempat berekspresi.

Balik lagi dengan rutinitas. Kenapa saya tak suka rutinitas? Saya sendiri punya jawaban singkat. Bosan. Entah orang puas dengan jawaban itu, atau malah tak peduli itu terserah. Yang jelas, saya memang sering terobsesi dengan suatu hal, tapi ketika hal itu tak lagi menantang, saya mulai bosan mencobanya.

Dari mulai design menggunakan photoshop. Dulu saya getol buka photoshop, edit foto dan buat wallpaper dari image editan saya. Saya disebut jago saat itu(he..he..). lain waktu, photoshop malah pernah saya uninstall. Dan beralih pada design Illustrator. Banyak contoh publikasi yang saya buat. Dari mulai logo, cover buku, dekstop dan gambar vektor lain. Saat saya SMA, saya mencoba terjun ke dunia programming. Baru saja masuk programming, saya dipilih (dengan 2 orang teman saya) untuk mengikuti lomba komputer dengan materi programming. Setelah gagal, saya mengurangi kefanatikan saya pada dunia porogramming. Di ECA, kemudian diajarkan materi Flash, saya mencobanya dan berkreasi disana. Saya cukup hafal dan mengerti dengan flash, tapi saat materi beralih pada design CorelDraw, beralih pula kesukaan saya di bidang komputer.

Hingga saat ini saya masih mencari apa sebenarnya yang saya kuasai dan bisa saya kembangkan untuk menunjang karir saya di masa depan nanti.

0 Komentar:

ayo, komentari apa yang telah anda baca..! berkomentar berarti telah ikut melestarikan budaya ngeblog. jangan sia-siakan waktu anda dengan berdiam diri.. berkaryalah dan menginspirasi orang lain..!