cookieChoices = {}; nyarinama: Seleksi MT MD dan DP cookieChoices = {};

Seleksi MT MD dan DP


Sabtu, 8 Agustus tepat pada pukul 14.00 para peserta seleksi calon Mitratama, Mitramuda dan Dewan Presidium telah hadir di lapangan volly yang baru saja selesai pembangunannya. Namun aku masih santai merehatkan tubuhku yang baru saja mendekorasi ruangan. Aku saat itu berada di rumah. Aku mandi dan mengepak barang-barang. Tepat pukul 15.00 aku tiba di sekolah. Aku mendapati peserta sedang duduk rapi di dalam aula. Mereka sedang melaksanakan upacara pembukaan.

Aku menaruh tas ku di Graha OSIS. Setelah itu aku larut menjadi panitia dalam acara itu. Selain mendekor ruangan, aku juga didaulat menjadi dokumentasi. Aku membawa-bawa kamera kemana pun aku pergi.

Pukul 17.00 para peserta melaksanakan tes akademik. Aku tersenyum jahat melihat para peserta kebingungan melihat soal. Dalam hati aku berkata “makan tuh soal..!”, soal tersebut adalah soal bikinanku. Jadi aku bisa tahu mana yang benar dan mana yang salah. Aku berkeliling dalam 2 ruangan. Setelah itu aku rehat di Graha OSIS.

Maghrib menjelang. Aku melenggang dengan tenang. Sementara para peserta berjejer rapi untuk melaksanakan tes baca tulis Al-Qur’an. Dalam kegiatan seleksi MT, MD dan DP ini, semua hal yang dimiliki peserta akan dinilai.

Setelah isya, para peserta makan dengan lahap dalam 10 menti. Mereka menghabiskan makanan dalam tekanan panitia. Sungguh sengsara. Sehabis makan, para peserta menunjukkan bakatnya di bidang seni. Mereka ternyata berbakat. Tergambar jelas dari banyaknya variasi pementasan seni. Ada yang mendongeng dalam bahasa Inggris, ada yang menampilkan aksi magic kecil-kecilan, ada yang melawak, dan ada juga yang pantomim. Cukup menghibur. Sayangnya aku tidak melihat semua penampilan mereka. Aku telah tidur lebih dahulu.

Keesokan harinya acara lebih santai. Setelah shalat subuh aku tidur kembali hingga pukul 07.00 pagi. Aku sarapan dengan kupat tahu, kemudian mencoba bubur kacang, dan ditambah roti. Cukuplah untuk tenaga di pagi hari.

Aku yang masih berantakan berjalan kesana kemari. Ketika itu aku belum mandi dan hanya beralaskan sendal. Sangat santai. Sedangkan para peserta akan melalui tes fisik, wawancara, dan simulasi rapat.

Aku sangat terkesan ketika mengukuti simulasi rapat. Ketika melihat peserta menertibkan kami, kami malah berlaku seenaknya seperti peserta rapat yang tidak tertib. Sangat konyol.

Makin siang makin lelah saja badan ini. Aku memutuskan untuk mandi. Percuma sebenarnya, karena aku mandi tanpa memakai sabun dan menyikat gigi. Jadi tetap saja bau. Tapi ya sudah lah, ini kulakukan supaya badan jadi segar.

Kira-kira pukul 15.00 peserta selesai menjalani semua aktifitas dan pulang. Dengan begitu, tunai sudah tugasku disini. Aku pun pulang dengan gontai dan langsung merebahkan tubuh.

0 Komentar:

ayo, komentari apa yang telah anda baca..! berkomentar berarti telah ikut melestarikan budaya ngeblog. jangan sia-siakan waktu anda dengan berdiam diri.. berkaryalah dan menginspirasi orang lain..!