cookieChoices = {}; nyarinama: Orientasi cookieChoices = {};

Orientasi

Masa-masa tahun ajaran baru adalah saat-saat indah dimana kita akan mendapat lingkungan dan semangat baru. Dan sebelum itu semua, kita mendapat jatah liburan sekitar 2 minggu untuk mendinginkan kembali otak kita. Pada saatnya nanti, kita akan dihadapkan kembali pada rutinitas baru pada masa orientasi siswa.

Masa orientasi adalah saat dimana siswa baru diberikan pengenalan terhadapa sekolah baru, lingkungan belajar baru dan teman baru. Kedengarannya sederhana. Tapi dalam penerapannya banyak sekali yang tak menyenangkan. Bukannya malah kerasan di sekolah baru, tapi rasanya pengen cepet-cepet lulus aja!

Sudah rahasia umum bahwa masa orientasi merupakan saat-saat perpeloncoan terbesar yang ada di sekolah. Senior sebagai orang yang dituakan mendapat jatah mengerjai adik-adik kelasnya yang baru masuk. Kebanyakan bentuk orientasi masa sekolah di Indonesia masih menganut gaya kekerasan. Siswa baru didandani dengan culun abis!! Dari mulai topi kertas, papan nama besar, gelang, kaus kaki belang dan aksesori lain yang sangat tidak nyaman. Belum lagi peralatan yang harus dibawa begitu banyak.

Siswa baru akan dihadapkan pada masa-masa sengsara. Tiap hari dan tiap waktu pasti dimarahi. Apa yang kita lakukan sepertinya tak ada benarnya. Salah melulu. Belum lagi kita harus bersikap sopan, ramah dan nurut. Benar-benar beban!! Tapi tak dapat dipungkiri bahwa saat-saat itu adalah saat yang menyenangkan bila kita sudah melewatinya. Kita baru bisa tertawa saat foto kita yang culun terpampang di album masa orientasi.

Masa orientasi seperti itu memang sudah mengakar sebagai budaya turun-temurun di sekolah. Kadang, kita sendiri sebagai senior ingin juga balas dendam, dan itu dilimpahkan pada adik-adik kita yang harusnya kita didik untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Kita seharusnya dapat menjadi panutan bagi adik-adik kita. Bersikaplah dewasa dan adik-adik kita dapat mengambil sifat baik kita.

Kita bisa kembangkan metode yang baru dalam orientasi atau masa-masa pengenalan lainnya. Kita bisa memberi mereka pengenalan dengan berkeliling lingkungan sekolah, mencoba berkenalan dengan kakak-kakaknya dan mengenal guru juga pelajarannya. Semoga dengan pengajaran seperti itu, tidak akan ada lagi berita mengenai penganiayaan senior terhadap junior.

0 Komentar:

ayo, komentari apa yang telah anda baca..! berkomentar berarti telah ikut melestarikan budaya ngeblog. jangan sia-siakan waktu anda dengan berdiam diri.. berkaryalah dan menginspirasi orang lain..!