cookieChoices = {}; nyarinama: 2016 – Year of Discovery cookieChoices = {};

2016 – Year of Discovery


Selamat datang hari baru! Sungguh menyenangkan bisa bertemu hari ini. Bertemu dengan semangat dan harapan-harapan baru. Meski pada dasarnya, tahun baru hanyalah hari esok yang sama seperti besok hari-besok hari sebelumnya. Namun menjadi pembeda jika kita hadapi dengan penuh semangat. Jadi bukanlah pada hari yang menjadi pembeda, tapi pada sikap diri kita yang lebih positif.

2016 maupun tahun-tahun baru sebelumnya harusnya istimewa. Harus ada harapan baru dan semangat untuk menjalaninya. Tak pandang berapa banyak kita telah jatuh dan bersedih di tahun sebelumnya, tetap ada hari esok yang menunggu. Secara pribadi, saya selalu canangkan resolusi-resolusi baru dalam setiap tahun. Sejak tahun 2013, saya selalu buat sebuah tema tertentu dalam menghadapi tahun baru. Awalnya hanya sekedar seru-seruan, namun menjadi arah langkah dan mendorong kita untuk mewujudkannya. Terkesan sok keren tapi cukup membantu mengingatkan kita akan tujuan yang mesti dicapai.


2013 yang lalu ketika saya masih disibukkan dengan banyak aktifitas kampus, saya mengambil tema Year of Paradise. Alasan sederhananya adalah karena bertepatan dengan praktikum lapangan terakhir kami ke Bali dan Lombok. Bali dan Lombok merupakan surganya Indonesia, selain itu perasaan lepas dari segala beban praktikum dan perkuliahan rutin menjadi surga lain yang kami (teman-teman di Geografi) rindukan. Alhamdulillah tercapai dan memberi banyak kesan yang indah. Cerita lengkapnya bisa dibaca disini.


2014 menjadi tahun transisi antara aktifitas kampus dan aktifitas luar yang mulai digeluti. Ketika itu kesibukan saya adalah PPL dan bekerja sebagai freelance. Dunia freelance yang membuat lupa diri memberikan inspirasi bahwa tahun itu haruslah menjadi pencarian terbesar dalam passion saya. Jadi 2014 adalah Year of Passionate. Akhirnya saya dipertemukan pada sarana-sarana untuk memuaskan passion saya. Mendesain hingga larut malam, jalan-jalan sendiri, belanja, dan beraktifitas bersama teman. Di pertengahan tahun, saya ikuti passion saya yang lainnya, ingin berkontribusi pada lingkungan sekitar melalui volunteer Earth Hour Bandung. Di akhir tahun, pencarian menemukan jalannya. Saya diterima bekerja di perusahan yang bergerak dalam Industri Kreatif. kisahnya bisa dibaca disni (part 1, part 2)


2015 adalah tahun yang harus diselesaikan dengan pemikiran yang matang. Perlu perencanaan dan timeline yang jelas. Sudah saatnya dewasa dalam memilih. Maka tahun itu bertemakan Year of Maturity. Meskipun sejauh ini target di 2015 tidak tercapai, tapi tak ada salahnya memancangkan sebuah niat. Tahun yang harusnya berjalan lurus dan teratur malah berjalan diluar rencana. Target pribadi yang sampai karena passion malah mendorong ke arah lain. Tak apa, tahun itu menjadi pelajaran bagi saya untuk teguh pada niat awal dan harus selalu berdoa untuk kelancaran. Cerita lengkapnya bisa dibaca disini (part 1, part 2, part 3)


Nah bagaimana 2016? Tahun ini harus menjadi petualangan dan pencarian terhadap hal essensial dalam hidup saya mana yang penting untuk dijalani, dan mana yang mesti dihiraukan. Year of Discovery adalah tema untuk tahun ini. Mengapa harus discover? Apa yang mesti ditemukan? Karena sesungguhnya hidup ini adalah petualangan, penuh cerita dan misteri sehingga perlu menemukan hal-hal baru dan penting bagi kehidupan kita. Apa yang mesti saya temukan? Jodoh misalnya. Hehe.. atau berbagai hal yang memberikan kebahagiaan dan kepuasan. Sehingga saya bisa berdiam disana dalam waktu yang lama. Semoga tahun ini menjadi tahun penemuan yang sesungguhnya. 

0 Komentar:

ayo, komentari apa yang telah anda baca..! berkomentar berarti telah ikut melestarikan budaya ngeblog. jangan sia-siakan waktu anda dengan berdiam diri.. berkaryalah dan menginspirasi orang lain..!